Bumbu Kacang di Dalam Kuah Soto Bancar Purbalingga

Soto bancar khas Purbalingga, Jawa Tengah, memiliki cita rasa unik karena bumbu kacangnya. Perpaduan manis dan gurih bakal menyengat lidah kamu.

Kendati hampir setiap daerah memiliki sajian soto, ada cita rasa khas unik yang ditawarkan oleh masing-masing daerah. Nah, menu soto bancar dari Purbalingga, Jawa Tengah, pun demikian.

Soto bancar memiliki bumbu kacang yang dicampurkan di dalamnya. Isiannya pun beragam, termasuk bihun jagung, daging ayam, daging sapi, jeroan ayam, kecambah, dan sebagainya.

Yap, pilihan dagingnya memang bervariatif. Bahkan seringkali pembeli bisa mencampur daging atau jeroan ayam sesuai selera. Selain itu, kuah soto bancar mengandung kaldu ayam dan campuran bumbu yang membuatnya terasa segar. Wajar saja, dengan perpaduan itu, rasanya menjadi manis dan gurih. Apalagi, bumbu-bumbunya berasal dari rempah-rempah yang aman.

Yang unik, penyajian soto bancar nggak dengan nasi melainkan ketupat. Harganya? Terjangkau, kok, MillensJatengkita.id (5/9/2017) menulis, dengan uang Rp13.000 hingga Rp15.000, kamu sudah bisa mencicipi soto yang lezat ini.

Nah, kamu perlu tahu nih, penyebutan soto bancar muncul lantaran penjualan soto ini berkembang di daerah dekat perempatan Bancar, Kecamatan Purbalingga.

Resep Soto Bancar

Penasaran dengan rasa soto bancar? Kamu bisa mencoba membuatnya sendiri, lo. Mengutip laman resepnusantara.id, bahan-bahan yang kamu butuhkan adalah seekor ayam kampung yang sudah digoreng dan dibumbui, 1.500 ml air, 250 gram bihun, 200 gram kecambah, 2 cm jahe, 2 batang serai, 1 ruas lengkuas, 2 batang daun bawang, bawang merah goreng, dan kecap manis.

Untuk membuat bumbu soto, kamu perlu mengulek 6 siung bawang merah, 8 siung bawang putih, 3 butir kemiri, satu sendok teh lada butir, 2 cm kunyit, dan garam. Adapun pembuatan bumbu kacang memerlukan 500 gram kacang goreng, garam, dan gula merah.

Nah, setelah semua bahan siap, yuk mulai memasaknya. Pertama, pisahkan daging dengan tulang. Potong atau suwir daging menjadi kecil-kecil. Lalu, rebus tulang sebagai kuah kaldu. Tambahkan bumbu soto yang sudah diulek dan disangrai ke dalam kaldu. Setelah itu, masukkan jahe, lengkuas, dan jahe yang sudah dimemarkan. Sembari menunggu masak, kecilkan api.

Jangan lupa, kamu juga perlu merendam kecambah dan bihun. Tiriskan dua bahan tersebut. Kemudian, buat bumbu kacang dengan cara menghaluskan bahan-bahannya dan menambahkan sedikit air.

Sip! Setelah semua bahan siap, masukkan bihun, ayam, kecambah, dan potongan daun bawang ke dalam mangkuk. Siram dengan kuah kaldu, lalu tambahkan bumbu kacang dan kecap sesuai selera. Terakhir, taburi dengan bawang goreng dan kerupuk udang yang sudah diremukkan.

Aroma soto bancar yang nikmat pasti akan meningkatkan nafsu makan kamu untuk menghabiskannya. Sangat menggoda kan, gaes?

Bancar Badog Center, Pasarnya Kuliner Purbalingga

Satu lagi pusat kuliner tradisional di Purbalingga yang layak untuk dikunjungi. Bancar Badog Center namanya. Pusatnya kuliner Purbalingga ini berlokasi di Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, tak jauh dari Kantor Pengadilan Kabupaten Purbalingga. Tak sulit mencarinya meski agak masuk dari jalan utama.

Penjual di pasar ini sebagian besar merupakan kaum perempuan. Mereka berdatangan dari desa-desa di Purbalingga untuk menjual berbagai penganan dan jajanan tradisional. Penganan itu sebagian besar berbahan dasar komoditas pertanian. Rupa-rupa makanannya, hampir semua jenis jajanan tradisional ada. Cenil, bubur kacang hijau, ontar-antir, lapis ketan, serabi, klepon, dan berbagai jajanan tradisional lainya dijual di pasar ini. Harganya pun relatif murah dan terjangkau.

Bancar Badog Center memiliki hari pasaran setiap hari Ahad (Minggu) dan hari-hari libur. Pada hari pasaran ini, suasana pasar lebih ramai dari hari biasa. Pembeli dari berbagai pelosok Purbalingga datang. Tak jarang ada pembeli yang ‘kulakan’ atau beli untuk dijual kembali.

Bagaimana? Penasaran kan?

PELATIHAN WEBSITE PROFIL KELURAHAN BANCAR DI DINKOMINFO KAB. PURBALINGGA

Bimtek Pelatihan Website Kelurahan dan Kecamatan yang terdiri dari 33 peserta dari 18 Kecamatan di Kabupaten Purbalingga dan 15 Kelurahan di Kabupaten Purbalingga oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga. Pada hari Rabu-Kamis tanggal 6-7 Februari 2019 di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga. Materi diisi oleh Narasumber Kepala Seksi Aplikasi & Infrastruktur TIK Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga, Baryati,S.Kom. Pelatihan dilaksanakan dengan tujuan, memberikan informasi dan sebagai wujud Implementasi Undang-Undang Keterbukaan dan Informasi Publik Pelatihan berlangsung dengan antusias.